Hikayat Dahana Di Bukit Tursina Bag7

Tapi, sampai tenggat 30 April 2009, Suma Energi tetap tidak bisa membayar. Apalagi nilai MEB I meningkat menjadi US$ 3,4 juta karena tambahan beban bunga obligasi sebesar 11 persen per tahun. Ujung-ujungnya, Dahana mengkonversi MEB I menjadi 19 persen saham Suma Energi. Suma Energi kembali mengajukan permintaan dana talangan kepada Dahana.

Melalui pemegang sahamnya, Suma Sarana mengajukan permohonan dana talangan sebesar US$ 4,14 juta. Duit itu digunakan untuk kebutuhan studi konsep, kegiatan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), dan kegiatan operasional. Seperti sebelumnya, Suma Energi kembali gagal membayar dana talangan. Dua perusahaan kembali menerbitkan obligasi wajib tukar yang kedua (MEB II) sebesar US$ 4,14 juta.

 

Latar Belakang Lgbt

Fenomena LGBT seperti gunung es, yang terlihat di permukaan lebih sedikit, padahal yang tak tam pak jauh le bih besar. Tentu saja, tak ada orangtua yang ingin anaknya mengalami tekanan sosial seperti ini. Ada 3 faktor yang melatarbelakangi gender LGBT, yakni genetik, pola asuh, dan trauma yang dialami anak. GENETIK Jika penyebabnya merupakan faktor genetik, orangtua dapat melihatnya dengan lebih mudah berdasarkan perilaku.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Baik dari pembawaan atau pun cara bicaranya. Beda halnya jika disebabkan faktor lingkungan maupun trauma yang mungkin tak terdeteksi pada awalnya. Bahkan pada bebe rapa kasus, orientasi seksual LGBT baru disadari di usia dewasa atau setelah menikah dengan lawan jenis. Dari beberapa penelitian, kelainan genetik dapat menyebabkan perubahan susunan kromo som yang memengaruhi perkembangan identitas seksual seorang anak. Kendati begitu, faktor ini tak bisa berdiri sendiri alias harus didukung fak tor lain sebelum akhirnya menyebabkan orientasi seksual tertentu. LINGKUNGAN Lingkungan bisa menjadi faktor penyebab paling besar.

Lingkungan keluarga yang sangat permisif, suasana rumah yang tidak kondusif, perilaku orangtua, tumbuh bersama saudara saudara yang dominan dengan jenis kelamin yang semuanya berbeda bisa membuat seorang anak berorientasi seksual berbeda. Agar tidak terjadi, orangtua hendaknya bersikap proporsional pada semua anaknya, sekaligus sadar, tiap anak punya kebutuh an berbeda. TRAUMA Basanya terjadi jika anak mengalami pelecehan seksual yang dilakukan orang dewasa atau teman berkelamin sama. Akibat peristiwa itu, di satu sisi ia merasa takut, tapi di sisi lain ia merasakan sensasi/kenikmatan yang berbeda.

Bisa jadi trauma ini akan diingatnya terus, diikuti rasa penasaran untuk mengulang sensasi seksual yang pernah di rasakannya saat itu. Dorongan inilah yang menjadi latar belakang perubahan orientasi seksual. Belum ada penelitian yang secara eksplisit menyebutkan, sejak umur berapa orientasi LGBT dapat dideteksi. Kepekaan orangtua bisa menjadi alat utama untuk melihat “lebih dalam” kondisi anaknya. Situasi menjadi rumit ketika anak me nyembunyikan keadaan yang sebenarnya, terjadi penyangkalan terhadap diri sendiri sementara ia lebih nyaman dan rindu berdekatan dengan se sama jenis atau bisa keduanya: sesama jenis dan lawan jenis. Kesadaran bahwa dirinya berbeda membuat anak usia sekolah lebih banyak menyimpan sen diri apa yang dirasakannya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Hati-Hati Mengurus Reklamasi Bag2

Tergesa-gesa, mengejutkan, tapi, lebih dari itu, ia telah mengabaikan otoritas tertinggi di negeri ini sekaligus melecehkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Mei lalu. Putusan PTUN yang mengabulkan gugatan para nelayan jelas memerintahkan penundaan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta. Gugatan ini ditujukan kepada izin reklamasi yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta pada 2014.

Sebulan setelah putusan PTUN, Menteri Koordinator Kemaritiman saat itu, Rizal Ramli, memerintahkan menyetop seluruh kegiatan reklamasi sekaligus mengkaji lagi kebijakan tersebut. Menteri Luhut Pandjaitan telah menutup mata terhadap proses moratorium yang tengah berjalan. Alasan Luhut sungguh sulit dimengerti. Menurut dia, semua aspek dampak berbahaya bagi lingkungan, nelayan, juga pembangkit listrik, ternyata tak ada.

 

Suka Banget Berlaku Agresif Bag2

Walaupun demikian, Mama tetap perlu mengajari si kecil bahwa perilaku agresinya perlu dikendalikan. CARI PENYEBABNYA Meskipun perilaku agresif sering muncul di usia batita sebagai bagian perkembangannya, kita tetap perlu mencari tahu penyebabnya. Pertama-tama, cobalah perhatikan orang-orang di lingkungan si kecil.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Apakah orang-orang di sekitarnya, mungkin juga kita sendiri, biasa menyampaikan ketidakpuasan dengan cara berteriak, memukul, dan sebagainya? Ataukah batita mengamati perilaku kekerasan dari media, seperti televisi atau ponsel pintar? Jika ini yang terjadi, Nuri menyarankan agar mengatur si batita untuk tidak mengamati perilakuperilaku agresif dari orang-orang tersebut. Atau bila masalahnya ada pada kita, mohon segera koreksi perilaku ini.

 

Bagaimanapun, anak-anak adalah peniru ulung, karena meniru adalah proses belajarnya terhadap segala sesuatu di sekitar. Jadi, berikanlah lingkungan yang semaksimal mungkin mendukung tumbuh kembang positif bagi buah hati. Jika hanya sedikit kemungkinan anak belajar dari lingkungan, penyebab lain adalah fase perkembangannya sendiri.

Menurut Nuri, konteks prefrontal (tempat menalar dan membuat logika) pada batita belum berkembang. “Ini mengakibatkan anak cenderung bertindak secara instingtual dan impulsif, bahkan ketika mereka tidak mengalami tekanan sekalipun.” Apa pun penyebabnya, Nuri menekankan pentingnya tetap bersikap tenang dan terkendali ketika menghadapi perilaku kasar si batita.

“Sebisa mungkin jauhi memberi hukuman, karena hukuman pada usia ini tidak efektif dan lebih rentan menimbulkan trauma daripada pembelajaran,” jelas Nuri. Alih-alih marah atau menghukum, ketika Mama mendapati si batita berlaku agresif, berikanlah sentuhan fi sik, seperti pelukan dan ciuman, lalu coba tanyakan apa yang membuatnya merasa terganggu atau marah. Biasanya batita menjadi agresif apabila keinginannya tidak terpenuhi. Cobalah tanyakan apa keinginannya?

Apabila ia menginginkan hal yang yang sulit untuk didapatkan, coba berikan alternatif atau pengalihan. Di saat seperti ini, penting menggunakan kalimat-kalimat sederhana agar si kecil tidak semakin bingung atau tertekan. Nuri menyarankan agar kita memandang masalah ini dari kacamata anak yang kemampuannya belum cukup berkembang. Bayangkan betapa sulitnya ia mengutarakan keinginannya, agar dapat dipahami orang lain.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Gelar Indonesia Banking Award

Media Group bersama Indonesia Banking School menggelar Indonesia Banking Award 2017 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu pekan lalu. Ada delapan kategori penghargaan dalam perhelatan tahun ini, ya itu The Most Efcient Bank, The Most Reliable Bank, The Best Bank in Digital Services, The Best Bank in Retail Banking Services, Diversity of Board, Productivity, Best Sharia Business Unit, dan Best Parenting Bank. Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Toriq Hadad mengatakan salah satu kategori, yaitu Best Parenting, diberikan kepada bank yang mampu membina perusahaan lain di bawahnya.

Kriteria pemenang ditentukan dari kontribusi laba bersih anak perusahaan; sinergi pemasaran-cross selling dan sinergi sumber daya manusia-rotasi antarinduk dan anak perusahaan; pelatihan, pengembangan, dan sinergi program induk dengan anak perusahaan; serta pengawasan atau good corporate governance dan aksi korporasi.

Mengenal Kelainan Kaki Si Kecil Bag3

Jalannya seperti pincang ataucelana panjangnya tidak sama jatuhnya di ujung kaki karena panjang kaki kanan dan kiri berbeda. Penyebabnya, selain kelainan lahir, bisa juga karena polio, infeksi, tumor, atau efek patah tulang. Jika tidak dikoreksi, anak akan susah belajar berjalan (jika masih bayi).

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Di masa dewasa, bisa terjadi nyeri punggung bawah hingga skoliosis. Untuk selisih panjang tungkai di bawah 3 cm, umumnya tidak diperlukan tindakan lebih lanjut. Karena tidak sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan kesehatannya. Kalau perbedaan tungkai mencapai 5 cm, biasanya hanya diberikan shoe lift yaitu “hak sepatu” pada sisi yang lebih pendek. Sedangkan untuk perbedaan lebih dari 5 cm, diperlukan operasi leg lengthening/shortening, yaitu memotong tulang yang lebih panjang.

Adductus metarsus beberapa bayi lahir dengan kaki yang bisa membelok ke arah dalam dari tengah kaki ke jari kaki. Kelainan ini disebut metatarsus adductus. Ini biasanya membaik de ngan sendirinya tanpa pengobatan. Jika sampai usia 9 bulan dan kondisi tidak membaik, pemakaian sepatu korektif khusus atau gips sering dianjurkan.

Kaki x dan kaki o kaki x dan kaki o adalah jenis kelainan pertumbuhan tulang kaki. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pergeseran rotasi pada persendian antara tulang paha dan tulang lutut, sehingga sudut yang terbentuk antara kedua tulang tersebut menjadi tidak normal, lebih dari 8 derajat. Akibatnya, saat si kecil sedang berdiri, titik beratnya tidak terletak diantara jari kaki pertama dan kedua seperti yang terjadi pada kaki yang normal.

Inilah yang membuat si kecil sering jatuh. Baik kaki leper ataupun kaki o dan kaki x sama-sama akan membuat anak menjadi mudah lelah jika berjalan dan aktivitas pun terbatas. Apabila sudutnya sudah tidak normal sesuai dengan usianya, maka perbaikan mulai dilakukan dengan menambahkan semacam sol khusus di dalam sepatu (insole) sesuai dengan tingkat kelainan kaki yang diderita anak. Pemantauan pada tindakan tersebut bisa dilakukan selama 3–6 bulan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Carabikang Telang ala Cafe Instagramable di Jakarta

Carabikang Telang ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 150 ml santan, dari 1/4 butir kelapa 2 sdm tepung beras Bahan: 400 gr tepung beras 75 gr tepung terigu protein sedang 180 gr gula pasir 1 sdt garam 750 ml santan, dari 1 1/2 butir kelapa 100 bh bunga telang, seduh bersama 125 ml air Bahan Olesan (Aduk Rata): 250 ml santan, dari 1 butir kelapa, didihkan 1/4 sdt garam

Cara Membuat untuk 24 buah : 1. panaskan cetakan carabikang. isi kelapa parut. aduk sesekali. Keluarkan dari cetakan. 2. biang, masak tepung beras bersama santan sambil diaduk hingga terlihat meletup-letup. Kemudian angkat. Ketika panas-panas, langsung tuang ke dalam campuran tepung terigu, tepung beras, garam, dan gula pasir sambil diaduk sampai rata. biarkan hangat. 3. tuang santan dan air bunga telang sedikit-sedikit sambil dikeplok-keplok. 4. tuang adonan ke dalam cetakkan yang sudah dipanaskan, 3/4 tinggi cetakan. 5. panggang sampai permukaan kue berlubang-lubang. tutup. biarkan sampai matang. cungkil bagian bawah dan tengah adonan. tahan sampai merekah. angkat. 6. olesi permukaan kue dengan bahan olesan.

agar hasil kulit risoles mulus, oleskan minyak pada wajan tipis-tipis saja. tuang adonan ketika wajan sudah cukup panas. jika kurang panas, adonan tak akan menempel. sebaliknya, jika wajan terlalu panas, kulit akan jadi berlubang. untuk mendapatkan panada berbentuk cantik, pilin kembali panada menjelang digoreng, sehingga menghasilkan pinggiran yang cantik sekaligus renyah.

sebelum ketan diberi bahan isi, kepal-kepal dahulu ketan agar memadat. Ketan yang padat membuat lemper mudah dibentuk dan tidak retak ketika diberi bahan isi. tiriskan lumpia yang sudah digoreng dengan cara diberdirikan di atas peniris. setelah minyak tiris, pindahkan ke atas kertas peniris, juga dalam posisi berdiri. toping buah akan semakin tampak menggiurkan dan tampak mengilap bila lapisi dengan selai yang dimasak dengan sedikit air sampai kental atau dilapisi jeli. cara memanggang carabikang, panaskan cetakkan sampai panas betul agar adonan langsung berlubang.

Staf Khusus Yang Bikin Kisruh bag5

Widjonarko diberhentikan sebagai Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada Januari tahun lalu. Nama Widjonarko beberapa kali dikaitkan dalam kasus suap yang menyeret Rudi Rubiandini, mantan Kepala SKK Migas, ke penjara. Soal Widjonarko, Arcandra menyatakan tidak pernah memilihnya sebagai anggota staf khusus. Widjonarko memang sempat mendampinginya beberapa kali, tapi hanya untuk memberikan masukan tentang birokrasi di Indonesia.

Arcandra menyebutkan masih kaku dengan urusan birokrasi. Sedangkan Widjonarko, kata dia, sudah punya pengalaman soal birokrasi dalam industri energi. ”Saya terima ilmunya. Saya ini belajar dari siapa pun,” ujarnya. Selama 20 hari menjadi Menteri Energi, Arcandra juga mengganti dua pejabat. Mereka adalah Yond Rizal, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, dan Sujatmiko, yang didepak dari posisi Kepala Pusat Komunikasi Publik.

Tarik-Ulur Proyek Reklamasi Bag2

Tampaknya nawa cita presiden joko widodo untuk menjadikan indonesia sebagai negara ramah investasi akan terganjal karena masalah ini. Lantas bagaimana investor akan berdatangan ke indonesia jika pemerintah saja tidak mendukung dengan penuh segala kegiatan investasi yang dilakukan di sini. Kalau yang dipermasalahkan adalah segala perizinan, sangat tidak mungkin bagi para investor atau pengembang untuk mulai melaksanakan suatu proyek tanpa ada persetujuan dari pemerintah baik pusat maupun daerah sebagai tuan rumah.

Mereka pasti akan menunggu segala syarat terpenuhi dan mendapatkan izin dari tuan rumah untuk melaksanakan proyeknya. Jadi akan sangat baik jika pemerintah dapat memberikan dukungan kepada para investor yang berniat berinvestasi dalam rangka memajukan indonesia, khususnya jakarta, ke arah yang lebih baik lagi.

Tersandung Paspor Ganda

Dua puluh hari menjadi menteri energi dan sumber daya mineral, arcandra tahar tersandung masalah kepemilikan paspor ganda. Ia diketahui mengantongi paspor amerika serikat dan indonesia. Menurut aturan kewarganegaraan indonesia, arcandra otomatis kehilangan status sebagai warga negara indonesia. Ini melanggar karena undang-undang kementerian negara mensyaratkan menteri harus warga negara indonesia. Bagaimana kisah arcandra terpilih menjadi menteri dan pergolakan di istana sampai akhirnya ia dicopot?

Didiagnosis Kekurangan Zat Besi

Bulan lalu, anak saya (2) kena campak. Setelah serangkaian pemeriksaan, ketahuan dia kekurangan zat besi. Saya penasaran mengapa hal ini bisa terjadi, mengingat saya memasak sendiri makanan keluarga dan gizinya termasuk lengkap. Lalu, mengapa anak saya jarang bab (dua hari sekali) meskipun saya perhatikan, tinjanya juga tidak keras? Apakah ini dampak dari kekurangan zat besi? Bagaimana saya bisa mencukupi kebutuhan zat besinya? Apakah perlu diberi vitamin. Mohon penjelasan dokter rifan.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Ibu Nova yang baik, kekurangan zat besi pada anak dapat diduga dari hasil pemeriksaan fisik. Biasanya anak tampak pucat, lemah, dan tidak aktif. Dari hasil pemeriksaan darah akan tampak hemoglobin yang rendah (anemia) dan pemeriksaan kadar zat besi di dalam darahnya yang rendah. Rendahnya kadar zat besi dalam darah menjadi salah satu penyebab terpenting anemia pada anak.

Penyebab rendahnya zat besi dalam darah di antaranya asupan dari makanan yang kurang mengandung zat besi, anak mengalami infeksi berulang dan kronis seperti penyakit kecacingan, tuberkulosis, dan sebagainya. Untuk pengobatan bergantung pada penyebabnya. Suplemen zat besi dapat diberikan sesuai dengan indikasi dan disertai dengan asupan nutrisi yang mengandung cukup zat besi. Mengenai pola BAB pun harus ditentukan dulu penyebabnya. Apakah dietnya kurang mengandung serat, kurang minum, dan sebagainya, sehingga tatalaksana pengobatannya akan berdasarkan penyebabnya. Terima kasih atas perta nyaan Ibu.

Peduli Perubahan Iklim

Pada kesempatan yang sama, Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Tbk menjelaskan, “Melalui kampanye brightFuture, kami ingin mengajak masyarakat untuk peduli dan secara aktif ikut menjadi bagian dalam mengatasi perubahan iklim dengan cara memberikan du kungannya pada situs brightfuture.unilever.co.id. Nantinya melalui dukungan yang terkumpul tersebut, Unilever bersama WWF akan mewakili masyarakat untuk melindungi satu juta pohon di Indonesia dan Brazil.”

Diakui Devy Suradji, Marketing Director WWF-Indonesia bahwa tingginya laju deforestasi merupakan salah satu penyebab yang memper buruk perubahan iklim dan diperkirakan lebih dari 170 juta hektar hutan akan hilang sepanjang 2010-2030. Untuk lebih menyebarluaskan pentingnya kampanye brightFuture ini, Unilever juga turut menggandeng sosok inspirasional David Immanuel Sihombing, karyawan PT Unilever Indonesia Tbk yang juga merupa kan aktivis lingkungan. Ke peduliannya terhadap lingkungan membawa David berkesempatan ber temu mantan wakil presiden Amerika Serikat, Al Gore, untuk me wakili Indonesia dalam Climate Reality Leadership Corp tahun 2012.