Category Archives: Parenting

Menghilangkan Bau Mulut Misterius Bagian 2

Minum probiotik. asupan pro- biotik atau bakteri baik terdapat pada yoghurt atau suplemen probiotik. Selain memelihara lingkungan usus supaya sehat, probiotik menghasilkan enzim pemecah zatzat makanan agar bisa diserap secara optimal dan mengurangi fermentasi sisa makanan di usus. Alhasil, bau mulut yang disebabkan pola makan yang tidak benar bisa dihindari.

Bersihkan gigi dan lidah dengan sikat dan benang setiap hari. Menyikat lidah dan gigi dapat membantu menghilangkan tumpukan bakteri dan plak. Sedangkan benang gigi membantu mengeluarkan sisa makanan yan terselip di antara gigi. Plak dan sisa makanan membuat bakteri tumbuh subur. Sementara aktivitas bakteri jahat yang menghasilkan asam bisa melubangi gigi dan menginfeksinya. Seiring dengan banyak jumlah bakteri di mulut yang semakin banyak, semakin tajam pula aroma asam yang dikeluarkannya, membuat mulut berbau tak sedap. Jadi, bersihkan gigi minimal dua kali sehari: sebelum tidur malam dan setelah sarapan. Yuk, Ikuti saran-saran tadi kalau Mama mau memiliki napas yang segar.

Menghilangkan Bau Mulut Misterius

sat-jakarta.com – Heran deh, sudah rajin gosok gigi tapi aroma mulut masih tak sedap. Gigi pun tak ada yang berlubang. Kalaupun ada sudah ditambal rapat. Jadi, kenapa ya? Coba ingat-ingat, jangan-jangan sudah lama Mama tidak menerapkan pola makan seimbang. Inilah cara mengatasinya:

Santaplah lebih banyak sa- yuran seperti brokoli, wortel, dan buah-buahan segar. Bau tak sedap bisa muncul dari keton yang merupakan produk sampingan hasil pembakaran lemak. Untuk mengimbanginya, dibutuhkan asupan karbohidrat dan yang terbaik adalah karbohidrat yang berasal dari sayur dan buah segar karena kaya akan serat. Serat membuat proses buang air besar berjalan teratur sehingga sisa makanan tidak lama-lama berada di perut. Selain itu, sayur dan buah segar bersifat alkali, menciptakan lingkungan yang tidak asam bagi sel-sel tubuh.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

Jadikan apel juga buah dan sayur yang teksturnya renyah sebagai camilan. Bagaikan menyikat gigi, mengunyah apel, wortel, seledri, atau salak yang renyah bisa mengangkat sisa makanan yang terselip di antara gigi dan menyapu bakteri yang berdiam di situ. Aktivitas mengunyah makanan yang segar dan berserat ini juga membantu kelenjar ludah untuk menghasilkan cairan lebih banyak sehingga membersihkan bakteri jahat.

Minumlah 1,5 liter air putih setiap hari. Menelan air putih dapat diartikan membilas bakteri jahat yang berada di rongga mulut, dengan begitu aroma mulut selalu segar. Asupan air putih juga dibutuhkan agar tubuh berfungsi dengan normal.

Kurangi konsumsi minuman bersifat asam. Segala produk minuman dalam kemasan seperti sport drinks, soda, atau teh biasanya diawetkan dengan zat yang disebut citric acid. Sifat asam pada asam sitrat ini memiliki bagian dalam menjadi penyebab bau mulut dan menipisnya email gigi. Kopi pun memiliki sifat asam jadi bisa menyebabkan bau pada mulut.

Perbanyak minum jus hijau segar. Jus hijau dari sayuran dan campuran buah mampu menciptakan lingkungan sel yang basa (alkalin) dan tidak asam (acidic) sehingga tubuh pun senantiasa sehat.