Mengenal Kelainan Kaki Si Kecil Bag3

Jalannya seperti pincang ataucelana panjangnya tidak sama jatuhnya di ujung kaki karena panjang kaki kanan dan kiri berbeda. Penyebabnya, selain kelainan lahir, bisa juga karena polio, infeksi, tumor, atau efek patah tulang. Jika tidak dikoreksi, anak akan susah belajar berjalan (jika masih bayi).

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Di masa dewasa, bisa terjadi nyeri punggung bawah hingga skoliosis. Untuk selisih panjang tungkai di bawah 3 cm, umumnya tidak diperlukan tindakan lebih lanjut. Karena tidak sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan kesehatannya. Kalau perbedaan tungkai mencapai 5 cm, biasanya hanya diberikan shoe lift yaitu “hak sepatu” pada sisi yang lebih pendek. Sedangkan untuk perbedaan lebih dari 5 cm, diperlukan operasi leg lengthening/shortening, yaitu memotong tulang yang lebih panjang.

Adductus metarsus beberapa bayi lahir dengan kaki yang bisa membelok ke arah dalam dari tengah kaki ke jari kaki. Kelainan ini disebut metatarsus adductus. Ini biasanya membaik de ngan sendirinya tanpa pengobatan. Jika sampai usia 9 bulan dan kondisi tidak membaik, pemakaian sepatu korektif khusus atau gips sering dianjurkan.

Kaki x dan kaki o kaki x dan kaki o adalah jenis kelainan pertumbuhan tulang kaki. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pergeseran rotasi pada persendian antara tulang paha dan tulang lutut, sehingga sudut yang terbentuk antara kedua tulang tersebut menjadi tidak normal, lebih dari 8 derajat. Akibatnya, saat si kecil sedang berdiri, titik beratnya tidak terletak diantara jari kaki pertama dan kedua seperti yang terjadi pada kaki yang normal.

Inilah yang membuat si kecil sering jatuh. Baik kaki leper ataupun kaki o dan kaki x sama-sama akan membuat anak menjadi mudah lelah jika berjalan dan aktivitas pun terbatas. Apabila sudutnya sudah tidak normal sesuai dengan usianya, maka perbaikan mulai dilakukan dengan menambahkan semacam sol khusus di dalam sepatu (insole) sesuai dengan tingkat kelainan kaki yang diderita anak. Pemantauan pada tindakan tersebut bisa dilakukan selama 3–6 bulan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *