Leganya Bersosialita Maya

Belakangan muncul banyak banget seri yang melabel kata “Note” pada nama serinya. Biasanya itu mengacu untuk fi tur produktivitas. Bagaimana dengan Fantasy Note? Desain Layar 6 inch pastinya terasa lega di mata. Namun konsekuensinya adalah bodinya melar. Nah, karena tangan Kami tergolong imut, handset-nya lebih nyaman dioperasikan dengan dua tangan. Apalagi bobotnya termasuk berat. Permukaan casing plastik bertekstur a la kulit. Lengkap dengan kontur jahitan di tepi bodi. Warna putih yang Kami pegang tampak glowing mirip mutiara. Selain putih, Mito menyetok pula opsi warna hitam. Warna putih solid ini diaksen list emas – atau perak pada yang warna hitam – sepanjang sisi bodi. Si layar 6 inch ternyata IPS dan dukung HD. Makanya tampilan warna bisa tampak natural. Mampu merespon 5 titik sentuh, sensitivitasnya termasuk oke untuk menjajal game yang mengandalkan sentuhan. Ada opsi otomatis pada brightness. Dan layar relatif mudah dibaca di bawah silau matahari.

Leganya Bersosialita Maya

Kinerja

Skor benchmark Fantasy Note ber-Android KitKat, prosesor quad-core 1.3 GHz MTK 6582 dengan prosesor Mali-400 MP buatan MediaTek, serta RAM 1GB tampak biasa saja. Berikut angka-angkanya: AnTuTu Benchmark 5.6 : 17996 NenaMark 2.4 : 54.4 fps Quadrant Standard 2.1.1 : 7022 Skor Quadrant meletakkannya di atas HTC One X. Tapi skor AnTuTu menempatkan Fantasy Note di bawah Asus Zenfone 5. Storage internal 8 GB berbagi pakai kapasitasnya dengan sistem. Ada slot microSD yang dukung kapasitas sampai 32 GB untuk tambahan storage Fantasy Note. Belum ada kabar dari Mito apakah sistem operasinya bakal bisa di-upgrade ke versi Lollipop. Spesifi kasinya sih masih memungkinkan meskipun mepet.

Tak tampak UI khusus. Jendela Home di-default 3 jendela; tak tampak cara menambahnya. Ketiga jendelanya dipenuhi widget – kami bicara soal ukuran widget-nya, bukan jumlah widget-nya. Kami tak melihat aplikasi khas Mito. Sementara aplikasi pihak ketiga yang tampak di jajaran menu Fantasy Note antara lain Neo Apps, Facebook, BBM, Akazoo, BaBe, Baidu Browser, BeeTalk, Clean Master, Dr Safety, DU Battery Saver, DU Speed Booster, Fantasy Flash, NQ Mobile Security, dan Twitter. Berhubung Fantasy Note tak punya aplikasi manajemen baterai sendiri, adanya DU Battery Saver buatan pihak ketiga lumayan membantu menghemat baterai. Maklum, layar besar termasuk salah satu faktor pemboros baterai. Kapasitas baterai Fantasy Note sendiri tak begitu besar, hanya 2400 mAh. Pada pemakaian normal, baterainya masih bisa bertahan ratarata 8 jam. Kalau dihajar sering main game, motret, atau rekam video, kudu siap-siap Power Bank.

Bluetooth dan WLAN Direct di Fantasy Note cukup lancar melakukan transfer data. Begitu pun transfer data via kabel ke komputer; handset langsung dikenali. Masih gunakan format mini SIM, kedua slot SIM Fantasy Note dukung 3G. Tapi hanya salah satu slot yang bisa diaktifkan pada satu waktu. Ada opsi O pada Data connection, opsi Always ask pada Voice call dan Messaging, dan langsung pilih salah satu operator pada Video call. Selain seluler, akses internet juga bisa diperoleh dari WiFi. Akses internet bisa di-share dengan hotspot. Fantasy Note hanya sediakan satu tombol Call pada Phone dan satu tombol Send pada Messaging.

Multimedia

Besarnya bodi membuat speaker yang berada di bagian belakang bodi, sebelah bawah, tak sempat ketutupan tangan. Makanya semburan suara speaker bisa tetap jelas dan nyaring terdengar meski handset tengah digenggam. Fantasy Note dilengkapi sound e ect dengan 12 opsi equalizer dan 7 opsi Preset Reverb; ditambah Bass boost dan Surround sound yang aktif bila earphone terpasang. Sound e ects itu bisa diakses dari Music. Seperti biasa FM Radio baru bisa dipakai kalau earphone tercolok. Meski super simpel, sudah ada perekam siaran radio di Fantasy Note. Video menjadi video player di Fantasy Note. Ini bisa baca fi le HD 1080.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *