Monthly Archives: December 2020

Godaan Ferrari 488 Spider

Gelaran pameran oto- motif Frankfurt Motor Show 2015 dimanfaatkan pabrikan asal Italia, Ferrari untuk meluncurkan produk terbarunya, 488 Spider. Dengan model open-top alias atap terbuka, mobil ini menjadi sejarah tersendiri untuk produsen berlogo kuda jingkrak ini karena menggunakan mesin V8.

Model terbaru ini merupakan Spider yang mempunyai performa tinggi yang dihasilkan dari mesin V8 turbocharged milik 488 Coupe. Berkapasitas 3.902 cc, mampu menghempaskan tenaga 670 dk. Ferrari menjamin dengan teknologi variable torque management system membuat torsi 488 Spider sebesar 760 Nm pada 3.000 rpm terasa mulus dan progresif. Dengan tenaga dan torsi itu, Ferrari mengklaim akselerasinya dari 0-100 km/ jam hanya 3 detik.

Sementara sprint dari 0-200 km/ jam bisa ditempuh dalam 8,7 detik. Meski menggunakan turbo, 488 Spider mempunyai respons tuas penggerak kecepatan yang tajam sehingga minim turbo lag. Sebagai informasi, retractable hard top (RHT) yang digunakan 488 Spider pernah digunakan juga pada 458 Spider sebagai solusi mesin tengah. Kehadiran RHT menjadi opsi untuk soft-top tradisional karena memberikan perlindungan lebih terhadap suara dan unsur lainnya. Ditambah bobotnya le bih ringan 25 kg dibanding soft-top. Patut ditunggu, akankah Ferrari 488 Spider ini akan hadir di Indonesia.

Watercooling dengan Kipas Hening Produk NET89

Watercooling dengan Kipas Hening Produk NET89

Chopper base dari watercooling ini belum terlapping dengan sempurna. Salah satu produk terbaru dari Cooler master yang sudah terkenal sebagai ­ produsen casing dan pendingin PC kembali mengeluarkan produk watercoolingnya yang dinamakan Nepton 240M. Watercooling ini menggunakan dua buah fan dengan teknologi silencio fan yang dapat menghasilkan suara lebih hending. Waterblock yang digunakan oleh watercooling ini lebih lebar di bagian base tembaganya.

Sayang, permukaan base tembaganya tidak ter­lapping dengan sempurna sehingga terasa masih kasar. Permukaan base tembaga yang kasar ini dapat mempengaruhi performa. Sangat disayangkan bahwa kualitas lapping dari produk ini bisa dikatakan masih setengah­setengah. Coolermaster menambahkan komponen tambahan di dalam waterblocknya yang dinamakan Silent Driver Integrated Circuit yang tugasnya mengatur kinerja motor didalam waterblock untuk lebih dapat beroperasi lebih hening dan lebih minim getaran.

Produk ini mendukung hampir semua soket yang beredar di pasaran, bahkan paltform Intel soket 1366 pun masih di dukung oleh produk ini. Untuk pengguna Intel soket 2011 yang biasanya kesulitan mencari pendingin dapat menjadikan produk ini sebagai alternatif untuk prosesornya. Pengguna AMD pun tak perlu khawatir, karena watercooling ini pun sudah mendukung semua soket AMD yang beredar di pasaran. Ketika dilakukan uji instalasi ke motherboard soket 1150, membutuhkan dua orang untuk penginstalan.

Alasannya, proses instalasi terbilang tidak mudah dilakukan seorang diri. Namun ketika sudah terpasang, mounting dari watercooling ini benar­benar sangat kokoh terpasang. Dari hasil pengujian yang dilakukan, pada saat idle suhu yang didapatkan pada watercooling ini adalah 32 derajat pada suhu ruangan 24 derajat celcius dan suhu minimum yang didapat adalah 28 derajat celcius. Sedangkan ketika dilakukan uji Intel Burn Test dan Wprime untuk mencari suhu maksimal yang dipatkan, watercooling ini mencatatkan 72 derajat celcius.

Spesifikasi produsen: coolermaster harga: rp, 1.242.000 distributor: astrindo senayasa telepon: 021-29382288 data teknis cpu socket sup port: lga 2011-3,1156,1155, 1366, 775, amd am3, 1150, am3, am3+, am2, am2+, fm1, fm2, fm2+ base: copper fan speed: 2400 rpm bobot: 0.6 kg special feature: anti vibration rubber pads paket penjualan manual, watercooling unit, retention kit, ther mal paste, fan