Untuk Men-Desain ulang Rumah di Bali Jangan Lupakan Genset Bali

Untuk Men-Desain ulang Rumah di Bali Jangan Lupakan Genset BaliSiapa bilang menyimpan barang harus di gudang? Dengan memanfaatkan sudut ruang tak terpakai dan mendesain furnitur dengan cermat, banyak area simpan yang didapat. Saat ini, di mana luas hunian semakin terbatas, menyediakan sebuah ruang khusus untuk menyimpan berbagai barang rasanya merupakan sebuah pemborosan. Apalagi jika barang yang disimpan termasuk barang-barang yang jarang digunakan. Solusinya, kita harus jeli melihat berbagai “ruang kosong” yang tersebar di seantero rumah. Ruang ini bentuknya bisa bermacam-macam. Ia bisa berwujud sebagai partisi ruang, meja dan kursi, bahkan dinding dan lantai. Menyimpan denganKreatif Teks Fransisca Wungu Prasasti Foto Tim iDEA 30 36 38 42 Kali ini beragam inspirasi menyimpan benda di berbagai sudut ruang disajikan iDEA. Ada yang membuat laci-laci di sepanjang dinding, namun diolah sedemikian cantik sehingga tak terlihat sebagai area simpan. Ada pula yang membuat “gudang” dengan memanfaatkan area kosong di atas pantri. Tak lupa, iDEA pun memberikan tips bagaimana agar kita tidak saja pintar menyimpan barang, tetapi juga hemat dalam membeli barang. Tujuannya, agar rumah senantiasa nyaman dihuni, nyaman pula di hati.

SAy No To CluTTEr!

Barang yang menumpuk (clutter) menjadi salah satu permasalahan yang kerap kita temui di rumah. salah satu solusinya adalah dengan menghemat jumlah barang. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menerapkannya, misalnya sebagai berikut.

• Menggunakan benda yang multifungsi agar menghemat penggunaan ruang, mulai dari furnitur hingga benda-benda elektronik.

• Membeli satu produk dalam kemasan yang berukuran besar, alih-alih berukuran kecil tetapi banyak. selain lebih hemat, dapat meminimalkan area penyimpanan, serta menghasilkan lebih sedikit sampah.

• Merawat dan menjaga barang yang sudah ada agar senantiasa dapat digunakan, sehingga terhindar dari keharusan membeli yang baru.

• Membuat skala prioritas barang yang akan dibeli berdasarkan kebutuhan. Langkah tersebut agar kita tidak membeli karena dorongan yang impulsif, melainkan karena memang benar-benar membutuhkannya.

• Menerapkan konsep 4R (reuse, reduce, recycle, dan refunction) di rumah. Ini dapat dimulai dari hal yang kecil misalnya mengecat ulang dan mengganti pelapis pada kursi agar memberikan nuansa yang baru pada rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *