Equanimity Bakal Dilelang

Malaysia akan melelang Equanimity, yang disebut-sebut milik Jho Low, pengusaha buron yang diduga terlibat dalam skandal pengelolaan yacht super-mewah dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Warga Malaysia menilai hasil lelang kapal pesiar yang diperkirakan seharga US$ 250 juta (sekitar Rp 3,6 triliun) itu bisa untuk membayar utang negara. Seperti dilansir The Star, kemarin, Menteri Keuangan Lim Guan Eng mengatakan lembaganya ingin mendapatkan nilai terbaik dari Equanimity setelah dikembalikan ke Malaysia. “Tujuan kami menarik kembali sebanyak mungkin uang yang kami dapatkan dari aset,” ujar Lim. Menurut dia, rencana lelang terhadap Equanimity segera dilakukan setelah dokumen dipastikan telah siap. Kapal pesiar Equanimity baru saja dikembalikan ke otoritas Malaysia oleh pemerintah Indonesia pada awal pekan ini. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia, khususnya Presiden Joko Widodo, atas pengembalian kapal tersebut. Melalui jaringan online, harga Equanimity bakal menciptakan rekor baru jika pemerintah Malaysia memutuskan melelangnya. Sebuah artikel di Boat International, situs web di Inggris, mencatat Lürssen Apoise sebagai yacht termahal yang pernah dilelang. Kapal pesiar itu dilelang seharga US$ 34,75 juta (sekitar Rp 500 miliar) pada 2010. Harga itu jauh lebih rendah dari nilai Equanimity. VesselsValue, sebuah perusahaan database valuasi kapal online yang berbasis di London, mengatakan harga Equanimity ditaksir US$ 175 juta (kurang-lebih Rp 2,5 triliun). Apoise dan Equanimity termasuk kategori superyacht yang mengacu pada kapal pesiar mewah yang dioperasikan secara komersial, yang panjangnya lebih dari 24 meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *